Showing posts with label daur ulang. Show all posts
Showing posts with label daur ulang. Show all posts

Tahap Proses Daur Ulang sampah

Program Pengolahan / Daur Ulang Sampah yang diwarnai oleh suasana globalisasi masyarakat Indonesia. Sampah katagori ini jumlah nya cukup besar dan berangsur angsur tambah setiap harinya, apabila pemerintah dan kelompok peduli lingkungan beserta ormas tidak memperhatikan lingkungan maka akan terjadi kota sampah plastik. Karena katagori tersebut merupakan sampah yang tidak dapat busuk dalam waktu tahunan tapi ratusan tahun.

Sampah bisa kita lihat disekeliling kita. Mulai dari sampah plastik hingga sampah sisa - sisa makanan. Ada dua jenis sampah plastic yang sering kita hadapi setiap hari :

tahap-proses-daur-ulang-sampah

1. SAMPAH INDUSTRI
Sampah yang di hasilkan dari sisa industri yang tidak terpakai lagi atau sering disebut sebagai limbah pabrik. Limbah Pabrik ada 2 macam:
A. Yang Sifatnya Padat Plastik Sisa penggergajian
 B. Yang sifatnya cair Hasil pencucian dari pabrik yang dilarutkan lewat air Sisa minyak.dll

2. SAMPAH RUMAH TANGGA

Sampah industri merupakan factor penting yang sangat perlu untuk ditanggulangi. Sampah rumah tangga, ini cenderung tidak bisa terakomodir untuk kita pilah-pilah dan jumlahnya cukub besar contoh : sampah kantong plastik, yang kelihatanya sedikit tapi jumlah nya cukup banyak, bahkan dari data hasil survey di masing masing TPA per kabupaten dan wilayah kotamadya menduduki peringkat pertama yang paling banyak.

Bagaimana Tahap dan Proses Daur Ulang sampah?


Tahapan proses daur ulang digolongkan menjadi 5 bagian besar, yaitu: Bagian proses sortir bahan baku yang menggunakan tenaga manusia. Bagian proses pemotongan atau pencacahan,proses ini merupakan proses untuk mempermudah proses pencucian untuk menghilangkan kotoran yang tidak dibutuhkan.

Bagian pencucian plastik Bagian pengeringan ada 2 macam :
  • Pengeringan dengan menggunakan sinar matahari
  • Pengeringan dengan menggunakan mesin pengering
  • Bagian proses penggepakan,bagiaan ini merupakan proses akhir dari daur ulang.

TAHAPAN I

Sortir
merupakan proses pemisahan yang pertama kali dilakukan. Pada proses ini dilakukan pekerjaan untuk memisahkan bahan baku yang datang dan membuang material/ benda asing yang tidak diharapakan masuk ke dalam proses.

Pemotongan
Proses ini dilakukan untuk mengurangi ukuran material dan mempermudah proses selanjutnya, dengan cara memotong atau merajang plastik dalam bentuk asalnya (kantong atau lembaran plastik).

Pencucian
Tujuan : agar bahan plastic yang akan di masukkan kemesin, tidak mengganggu proses penggilingan.

Menjadi biji plastik atau kantong plastik kembali Pencucian dilakukan dgn 2 tahap, yaitu:
Prewashing
Untuk memisahkan material-material asing terutama agar tidak ikut dalam proses selanjutnya Menggunakan media cair sebagai sarana untuk mencuci material dan membawa material asing keluar dari proses.

Pencucian

Tahap II Pencucian tahap kedua menggunakan mesin friction water.
Materi dicuci kembali oleh ulir menanjak yang berputar pada putaran tinggi sehinggga hasil dari friksi dapat melepaskan material asing yang masih terdapat pada bahan. yang masih menggunakan media air untuk membawa material asing keluar dari proses.

TAHAPAN PENGERINGAN ADA 2 :
 Pengeringan Tahap I Dengan bantuan sinar matahari dijemur di atas jaring laba-laba Pengeringan Tahap II Pengeringan tahap ini menggunakan mesin pengering dengan media pemanas kompor gas hingga suhu mencapai kepanasan 150 c.

TUJUAN
Tujuan program pengolahan limbah sampah plastik yang di daur ulang sampai menjadi kantong plastik :

Tujuan Jangka Pendek
  • Membersihkan limbah sampah yang selama ini banyak menimbulkan permasalahan di masyarakat karena pencemaranya.
  • Memanfaatkan sesuatu yang seharusnya menjadi sumber penyakit.
  • Menciptakan lapangan pekerjaan.
  • Mengurangi pencemaran lingkungan .
  • Mengurangi pengangguran.

Tujuan Jangka Panjang
  • Melatih masyarakat agar lebih hati-hati dalam membuang sampah di sembarang tempat, karena masyarakat akan lebih memahami manfaat limbah sampah yang dianggap tidak ada manfaaatnya.
  • Bisa dimungkinkan 10 tahun yang akan datang, lahan yang selama ini banyak ditumpahi kotoran2 plastik /limbah sampah plastik bisa ditanami kembali dan akan menjadi lahan yang subur dan produktif.
  • Merubah perilaku masyarakat menjadi sadar lingkungan, disiplin, peduli terhadap kesehatan dan alam.


SUMBER PENDANAAN:
Sumber pendanaan dalam pengolahan limbah sampah plastik sampai menjadi biji atau kantong plastik berasal dari : Modal Patungan . Pinjaman dari pihak ke tiga . Mengharapkan subsidi bantuan dari pihak pemerintah.

PENGELOLA DAN KEPENGURUSAN :
System pengelolaan dan kepengurusan dalam melaksanakan pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh orang orang yang benar benar ahli dalam pengolahan limbah sampah plastic dan yang benar benar peduli terhadap lingkungan dan secara garis besar di bawah naungan “ GMBI yang berpusat di Kab.Semarang. adapun kepengurusanya (Terlampir)

KESIMPULAN
Beberapa penjelasan tersebut diatas kami selaku kelompok peduli lingkungan belum bisa mengakomodir secara menyeluruh, merupakan misi yang paling utama untuk bisa melaksanakan proses daur ulang plastic sampai menjadi biji plastik, karena masih terbentur dengan masalah pendanaan, dan kami sangat berharap apabila ada pihak ketiga untuk membantu dukungan masalah pendanaan sehingga misi kami akan bisa terselesaikan sesuai dengan perencanaan.

Langkah Mengolah Sampah Organik Menjadi Kompos Secara Mudah

Sampah…..!  mendengar kata tersebut, pasti terdengar sebagai sesuatu yang bermasalah. Gak enak didengar dan sesuatu yang harus dibuang.
Betul memang… ketika kita tidak tahu cara mengolahnya. Tetapi siapa sangka, justru dari sampah, banyak hal yang bisa kita perbuat untuk memberdayakannya. Salah satunya adalah mengolah sampah organik menjadi kompos.

mengolah-sampah-organik
Pengolahan sampah baik secara mandiri ataupun komunal, menjadi tren yang positif di tengah masyarakat, mengingat pentingnya penanganan sampah supaya tidak menjadi masalah.
Namun dibalik semangat masyarakat mengolah sampah, arus informasi pengolahan sampah, terkadang tidak sampai dengan baik, sehingga pengolahan belum berjalan maksimal.
Pengumpulan, pengangkutan, pemrosesan , pendaur ulangan, atau pembuangan dari material sampah ini merupakan bagian kegiatan pengolahan sampah.
Proses siklus daur ulang sampah tersebut, kelihatannya sederhana, namun ternyata prakteknya di masyarakat tidak semudah yang diucapkan. Hal ini akibat dari rendahnya kesadaran masyarakat, sekaligus menjadikan tantangan dan  persoalan klasik dalam pengelolaan sampah.
Namun disisi lain, ada hal yang cukup menggembirakan, berita baiknya ada juga dibeberapa daerah yang sudah menginisiasi pengolahan sampah melalui TPA, dan juga pembuatan “Bank Sampah” yang dikelola oleh masyarakat di lingkungannya.

Penting.. ! Untuk membuat Kompos Sampah Organik, Ini mesin Pengolah Kompos Sampah organikyang anda perlukan.

Macam-Macam Jenis Sampah

Secara umum ada 2 macam jenis pengelompokan sampah yaitu sampah organik dan sampah anorganik.
Sampah anorganik umumnya dalam bentuk plastik, kaleng, karet, seng, logam, besi dan bahan lainnya. Dan pengolahannya sampahnya bisa didaur ulang untuk menjadi barang baru lagi.
Ada hal yang menarik, di beberapa daerah sudah ada yang bisa menghasilkan barang kerajinan yang dibuat dari bahan-bahan sampah anorganik. Secara contoh BISA DILIHAT DAN DIBACA DISINI…! 30 Ide Kreatif Daur Ulang Botol Plastik

pramuka-tanjung-anom-mengolah-sampah
Sementara untuk sampah organik seperti daun gugur, sampah dari sisa pertanian, sampah dari sayuran dapur, dan jenis sampah organik lainnya. Bisa diolah sendiri oleh masyarakat menjadipupuk kompos, yang tentunya akan memberikan manfaat yang lebih kepada masyarakat.
Dan Bagaimanakah cara membuat pupuk kompos yang baik, Berikut uraian langkah-langkah cara mengolah sampah organik menjadi kompos dengan cara yang mudah..

Langkah Mengolah Sampah Organik Menjadi Pupuk Kompos

Berikut kami sampaikan beberapa langkah mengolah sampah organik menjadi kompos yang bisa anda lakukan untuk keperluan sendiri atau kelompok.

Bahan : daun gugur, sisa sayuran, rumput, atau juga sampah dari sisa pertanian.

Cara Kerja Mengolah Sampah organik menjadi kompos

  1. Siapkan sampah organik (seperti daun gugur, sisa sayuran, rumput dan sampah lainnya) dipotong sampai berbentuk kecil-kecil. Cara pemotongan bisa secara manual atau menggunakan mesin pencacah sampah organik.
  2. Campurkan sampah organik yang sudah di cacah atau dipotong-potong tadi dan kotoran kambing dengan komposisi 3:1 .Dalam jumlah besar, proses pencampuran akan sangat mudah jika menggunakan mixer kompos.
  3. Siapkan setengah gelas larutan gula atau 100 ml (bisa dibuat dari gula pasir dan air biasa), menyesuaikan banyaknya bahan sampah organik yang ada.
  4. Siapkan 10 ml larutan bakteri EM4, bisa dibeli toko-toko pertanian,  jika anda ragu takarannya bisa dilihat cara penggunaannya yang tercantum dalam botol atau menyesuaikan banyaknya bahan yang akan dibuat.
  5. Bahan sampah organik yang sudah dicampur dengan kotoran kambing, kemudian disiram dengan larutan gula dan larutan EM4, lalu campurkan hingga merata sampai bahan menjadi basah atau lembab. Jika perlu percikkan air secukupnya agar semua bahan menjadi cukup basah.
  6. Bahan pupuk kompos yang sudah selesai dicampur, kemudian dimasukan ke dalam wadah, bisa menggunakan bak penampungan, karung, atau plastik besar. Lama proses fermentasi dari bahan hingga pupuk siap digunakan sekitar 2 – 3 bulan, karena itu untuk mempercepat prosesnya setiap 2 minggu sekali bahan-bahan tersebut dibolak-balik dan percikkan air secukupnya untuk menjaga agar tetap basah
  7. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan berkelanjutan, sebaiknya pembuatan pupuk kompos dilakukan secara periodik. Sehingga pemanfaatannya bisa digunakan secara berkelanjutan dan sampah organik tidak perlu dibuang, karena kita telah bisa mengambil manfaatnya dengan mengolahnya menjadi pupuk kompos.
Setelah melihat uraian diatas, ternyata memang membuat pupuk kompos sangat mudah. Yang menjadi kunci dari proses diatas adalah konsistensi terhadap proses. Mengingat hal utama dalam pengolahan kompos adalah ketelatenan.
Untuk menguatkan pelaku pembuat kompos bahwa pupuk kompos sangat berguna dan bermanfaat.
Sekarang sudah jelas bukan..?? dan ternyata tidak sesulit yang kita bayangkan, asal kita mau melakukan. Semoga bermanfaat..

Program Pengolahan / Daur Ulang Sampah

Program Pengolahan / Daur Ulang Sampah yang diwarnai oleh suasana globalisasi masyarakat Indonesia. Sampah katagori ini jumlah nya cukup besar dan berangsur angsur tambah setiap harinya, apabila pemerintah dan kelompok peduli lingkungan beserta ormas tidak memperhatikan lingkungan maka akan terjadi kota sampah plastik. Karena katagori tersebut merupakan sampah yang tidak dapat busuk dalam waktu tahunan tapi ratusan tahun.



Sampah bisa kita lihat disekeliling kita. Mulai dari sampah plastik hingga sampah sisa - sisa makanan. Ada dua jenis sampah plastic yang sering kita hadapi setiap hari :

1. SAMPAH INDUSTRI
Sampah yang di hasilkan dari sisa industri yang tidak terpakai lagi atau sering disebut sebagai limbah pabrik. Limbah Pabrik ada 2 macam:
A. Yang Sifatnya Padat Plastik Sisa penggergajian
 B. Yang sifatnya cair Hasil pencucian dari pabrik yang dilarutkan lewat air Sisa minyak.dll

2. SAMPAH RUMAH TANGGA
Sampah industri merupakan factor penting yang sangat perlu untuk ditanggulangi. Sampah rumah tangga, ini cenderung tidak bisa terakomodir untuk kita pilah-pilah dan jumlahnya cukub besar contoh : sampah kantong plastik, yang kelihatanya sedikit tapi jumlah nya cukup banyak, bahkan dari data hasil survey di masing masing TPA per kabupaten dan wilayah kotamadya menduduki peringkat pertama yang paling banyak.

Bagaimana Tahap dan Proses Daur Ulang sampah?


Tahapan proses daur ulang digolongkan menjadi 5 bagian besar, yaitu: Bagian proses sortir bahan baku yang menggunakan tenaga manusia. Bagian proses pemotongan atau pencacahan,proses ini merupakan proses untuk mempermudah proses pencucian untuk menghilangkan kotoran yang tidak dibutuhkan.

Bagian pencucian plastik Bagian pengeringan ada 2 macam :
  • Pengeringan dengan menggunakan sinar matahari
  • Pengeringan dengan menggunakan mesin pengering
  • Bagian proses penggepakan,bagiaan ini merupakan proses akhir dari daur ulang.


TAHAPAN I
Sortir
merupakan proses pemisahan yang pertama kali dilakukan. Pada proses ini dilakukan pekerjaan untuk memisahkan bahan baku yang datang dan membuang material/ benda asing yang tidak diharapakan masuk ke dalam proses.

Pemotongan
Proses ini dilakukan untuk mengurangi ukuran material dan mempermudah proses selanjutnya, dengan cara memotong atau merajang plastik dalam bentuk asalnya (kantong atau lembaran plastik).

Pencucian
Tujuan : agar bahan plastic yang akan di masukkan kemesin, tidak mengganggu proses penggilingan.

Menjadi biji plastik atau kantong plastik kembali Pencucian dilakukan dgn 2 tahap, yaitu:
Prewashing
Untuk memisahkan material-material asing terutama agar tidak ikut dalam proses selanjutnya Menggunakan media cair sebagai sarana untuk mencuci material dan membawa material asing keluar dari proses.

Pencucian

Tahap II Pencucian tahap kedua menggunakan mesin friction water.
Materi dicuci kembali oleh ulir menanjak yang berputar pada putaran tinggi sehinggga hasil dari friksi dapat melepaskan material asing yang masih terdapat pada bahan. yang masih menggunakan media air untuk membawa material asing keluar dari proses.

TAHAPAN PENGERINGAN ADA 2 :
 Pengeringan Tahap I Dengan bantuan sinar matahari dijemur di atas jaring laba-laba Pengeringan Tahap II Pengeringan tahap ini menggunakan mesin pengering dengan media pemanas kompor gas hingga suhu mencapai kepanasan 150 c.

TUJUAN
Tujuan program pengolahan limbah sampah plastik yang di daur ulang sampai menjadi kantong plastik :

Tujuan Jangka Pendek
Membersihkan limbah sampah yang selama ini banyak menimbulkan permasalahan di masyarakat karena pencemaranya.
Memanfaatkan sesuatu yang seharusnya menjadi sumber penyakit.
Menciptakan lapangan pekerjaan.
Mengurangi pencemaran lingkungan .
Mengurangi pengangguran.

Tujuan Jangka Panjang
Melatih masyarakat agar lebih hati-hati dalam membuang sampah di sembarang tempat, karena masyarakat akan lebih memahami manfaat limbah sampah yang dianggap tidak ada manfaaatnya.

Bisa dimungkinkan 10 tahun yang akan datang, lahan yang selama ini banyak ditumpahi kotoran2 plastik /limbah sampah plastik bisa ditanami kembali dan akan menjadi lahan yang subur dan produktif.

Merubah perilaku masyarakat menjadi sadar lingkungan, disiplin, peduli terhadap kesehatan dan alam.


SUMBER PENDANAAN: Sumber pendanaan dalam pengolahan limbah sampah plastik sampai menjadi biji atau kantong plastik berasal dari : Modal Patungan . Pinjaman dari pihak ke tiga . Mengharapkan subsidi bantuan dari pihak pemerintah.

PENGELOLA DAN KEPENGURUSAN : System pengelolaan dan kepengurusan dalam melaksanakan pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh orang orang yang benar benar ahli dalam pengolahan limbah sampah plastic dan yang benar benar peduli terhadap lingkungan dan secara garis besar di bawah naungan “ GMBI yang berpusat di Kab.Semarang. adapun kepengurusanya (Terlampir)

KESIMPULAN
Beberapa penjelasan tersebut diatas kami selaku kelompok peduli lingkungan belum bisa mengakomodir secara menyeluruh, merupakan misi yang paling utama untuk bisa melaksanakan proses daur ulang plastic sampai menjadi biji plastik, karena masih terbentur dengan masalah pendanaan, dan kami sangat berharap apabila ada pihak ketiga untuk membantu dukungan masalah pendanaan sehingga misi kami akan bisa terselesaikan sesuai dengan perencanaan.